Penting! 5 Asupan yang Tidak Boleh Anda Berikan pada Anak Kucing Sebelum Memutuskan Adopsi Kucing

Anak kucing usia 1 tahun memang sangat lucu, apalagi jika pertumbuhannya cukup baik. Selain kulit dan bulunya lebat, gerakannya yang lincah tentu bisa mengundang tawa orang yang melihatnya. Nah, bagi Anda yang pemula dalam hal memelihara hewan, adopsi kucing seusia ini memang cocok untuk dijadikan pilihan.

Selanjutnya, selain asupan yang penting untuk tubuhnya, Anda juga perlu mengetahui asupan yang tidak boleh diberikan pada kucing kesayangan Anda. Hal ini merupakan salah satu persiapan mengadopsi anak kucing agar dia tidak mudah sakit. Apa sajakah itu? Berikut 7 di antaranya.

Anak Kucing

1. Coklat dan Bahan Kue

Coklat memang enak dan mendorong kinerja hormon yang berperan dalam memberi rasa senang. Tapi, jangan sekali-kali Anda memberikannya pada anak kucing peliharaan Anda. Kandungan dalam coklat cenderung menstimulasi sistem saraf dan jantung mereka sehingga bekerja lebih cepat.

Efek yang ditimbulkan dari hal ini adalah kucing Anda bisa muntah-muntah, dehidrasi, dan gelisah. Selain itu, detak jantung yang semakin cepat dan tidak beraturan, bisa memicu terjadinya demam, bahkan sampai kejang. Anda tentu tidak ingin hal ini menimpa anak kucing Anda yang lucu itu bukan?

Kucing yang lincah dan jinak juga biasanya selalu mengikuti kemanapun Anda pergi. Termasuk saat Anda sedang memasak di dapur. Aktivitas membuat kue memang lebih menyenangkan jika melakukannya di hari libur dan dibantu anak-anak atau suami. Tapi, Anda juga harus waspada, jangan sampai anak Anda memberinya bahan atau adonan kue.

Adonan kue biasanya mengandung soda kue atau ragi yang bisa memicu terbentuknya gas di dalam perut kucing. Hal ini bisa berbuntut panjang menjadi keracunan alkohol. Gejala yang menyertainya mirip dengan coklat, yaitu muntah-muntah, diare, sistem saraf terganggu, tidak bersemangat, hingga sesak napas.

2. Anggur dan Alpukat

Anggur merupakan buah yang berperan dalam pemulihkan manusia yang baru sembuh dari sakit. Sayangnya, hal ini tidak berlaku pada kucing yang pemakan daging (karnivora obligat). Kandungan dalam anggur justru bisa merusak ginjal hewan kesayangan Anda.

Gejala yang ditimbulkan bisa berupa dehidrasi berat, sering buang air kecil, tidak bersemangat, serta muntah-muntah. Begitupula dengan anggur yang dibuat manisan kismis. Sedangkan alpukat yang sangat nikmat saat dibuat jus atau sop buah, memiliki kandungan persin, yang bisa merusak otot jantung kucing maupaun hewan lainnya.

Seperti halnya anggur, alpukat bisa membuat kucing Anda muntah-muntah, diare, tidak bersemangat, hingga sesak napas. Selain itu, buah-buahan lainnya juga memang kurang cocok untuk dikonsumsi mereka karena sistem pencernaan hewan karnivora obligat seperti kucing akan sulit mencerna tetumbuhan.

3. Bawang Merah dan Putih

Anda pernah mengolah daging ikan, sapi, maupun ayam dengan bumbu dapur ini? Nah, sebaiknya Anda tidak memberikan masakan tersebut pada anak kucing Anda. Baik bawang merah maupun bawang putih, keduanya bisa mengganggu proses regenerasi sel darah merah dengan cara merusaknya.

Oleh karena itu, kedua bumbu ini bisa mengakibatkan anemia jika sampai dikonsumsi anak kucing. Efek lainnya yang ditimbulkan kedua bumbu dapur ini pada kucing Anda yaitu gangguan pencernaan, urin menjadi kemerahan, serta muntah-muntah.

4. Zat Xylitol 

Zat ini bisa Anda temukan pada pasta gigi dan permen karet. Mungkin enak dan ada sensai menyegarkan jika anda konsumsi, tapi untuk kucing, zat ini sangat berbahaya. Efeknya tidak main-main, karena kinerja dua organ pentingnya, yakni jantung dan ginjal, bisa terganggu.

Hal ini dikarenakan xylitol bisa meningkatkan kinerja pakreas yang berperan dalam sekresi insulin. Akibatnya, gula darah pun menurun sehingga kucing Anda pun berisiko mengalami anemia dan tidak bersemangat. Efek lainnya yaitu muntah-muntah, sistem saraf terganggu, kejang-kejang, diare,kejangg penyakit kuning.

5. Alkohol 

Asupan ini bukan hanya diharamkan untuk umat Muslim, tapi juga hewan kesayangan Anda. Hal ini dikarenakan lebih banyak pengaruh negatifnya daripada kenikmatan sesaat yang ditimbulkannya. Selain itu, Anda juga perlu berhati-hati dengan pembersih lantai yang mengandung alkohol maupun kotak P3K yang terdapat alkohol di dalamnya.

Jika Anda ceroboh, maka alkohol ini bisa bercampur dengan makanan atau minuman mereka. Efeknya juga sama seperti manusia, yaitu mempengaruhi kinerja sistem saraf. Kucing Anda bisa terkena diare, muntah-muntah, sesak napas, kejang, bahkan koma.

Adopsi kucing usia 1 tahun tidak begitu sulit, bukan? Jika kebetulan Anda mengonsumsi makanan yang dipantang untuk kucing, sebaiknya hindari makan di depannya atau berikan makanan favoritnya. Jadi, dia tidak mengganggu aktivitas makan Anda dan anak Anda pun tidak tergerak untuk memberikan makanan pantangan tersebut pada mereka.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Penting! 5 Asupan yang Tidak Boleh Anda Berikan pada Anak Kucing Sebelum Memutuskan Adopsi Kucing"

Post a Comment